Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan

💬 “Usahanya Kecil, Tapi Urusannya Ribet Banget!”


Bayangin kamu buka laundry rumahan. Beli mesin cuci, pasang banner, buka akun Instagram, promosi di status WhatsApp. Eh, tiba-tiba ada notifikasi dari OSS-RBA:

“Silakan lengkapi persyaratan dokumen RINTEK dan SPPL sebelum melanjutkan perizinan usaha.”

Kepalamu langsung panas. "Lho, laundry doang kok diminta dokumen teknis lingkungan? Emang harus segitunya?"

Jawabannya: iya, harus.

Tapi tenang, kamu nggak sendirian. Banyak pelaku usaha yang ngalamin hal serupa. Buka usaha kecil-kecilan, tapi tetap diminta dokumen lingkungan. Nah, di sinilah kamu perlu kenalan dengan apa itu Rintek dan SPPL, kenapa ini penting, dan gimana caranya supaya urusan ini bisa selesai tanpa bikin stres.


🌱 Perizinan Lingkungan Nggak Cuma Buat Proyek Besar

Prinsip dasar program Adiwiyata

Adapun Prinsip dasar  program Adiwiyata  adalah sebagai berikut : 1) Partisipatif, artinya komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekola...

Pengertian Adiwiyata

Kata Adiwiyata berasal dari kata Sansekerta ADI dan WIYATA. Adi mempunyai makna: besar, agung, baik, ideal atau sempurna, sedangkan Wiyata ...

Jenis-jenis tanah di Pulau Sumatera

1.Tanah VuLkanis   Ciri-cirinya : a.Butir tanahnya halus hingga menyerupai abu          b.Tidak mudah terbang bila ditiup angin          ...

Hutan Gundul, - Ekosistem Sungai Rusak

Sungai, dalam sejarahnya, telah memberi manfaat besar bagi umat manusia, hingga kini. Selain sebagai sumber air, sungai juga bermanfaat seba...

Penanganan limbah

Kegiatan yang dilakukan makhluk hidup banyak menghasilkan limbah. Produksi limbah yang berlebihan dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan....

Daftar istilah lingkungan hidup

Abatemen Upaya mengurangi atau melenyapkan pencemaran dengan cara membuat peraturan atau tindakan teknis, atau kedua-duanya Abrasi ...

Linkungan Hidup, Kerusakan Lingkungan, Pengertian, Kerusakan Lingkungan dan Pelestarian

PENGERTIAN LINGKUNGAN Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita ber...

Gawat, Kita Dikepung Polusi -(Pencemaran Lingkungan)

Tanggal 31 Mei yang lalu ditetapkan sebagai hari tanpa rokok. Sehari saja kita terbebas dari asap beracun itu. Tahukah Anda bahwa rokok dapa...

Pencemaran dan Lingkungan

Pembangunan industri di Indonesia berdasarkan konsepsi Wilayah Pusat Pertumbuhan Industri yang mencerminkan keterpaduan dan keterkaitan se...

Limbah Gas

Pencemaran udara dapat disebabkan oleh sumber alami maupun sebagai hasil aktivitas manusia. Pada umumnya pencemaran yang diakibatkan oleb sumber alami sukar diketahui besarnya, walaupun demikian masih mungkin kita memperkirakan banyaknya polutan udara dan aktivitas ini. Polutan udara sebagai hasil aktivitas manusia, umumnya lebih mudah diperkirakan banyaknya, terlebih lagi jika diketahui jenis bahan, spesifikasi bahan, proses berlangsungnya aktivitas tersebut, serta spesifikasi satuan operasi yang digunakan dalam proses maupun pasca prosesnya. Selain itu sebaran polutan ke atmosfir dapat pula diperkirakan dengan berbagai macam pendekatan. Bagaimana cara memperkirakan banyaknya polutan yang keluar dari sistem operasi tertentu, serta pendekatan yang digunakan untuk memprediksi sebaran polutan tersebut ke atmosfir akan diuraikan pada pembahasan berikut ini.

Proses Pencemaran Udara

Semua spesies kimia yang dimasukkan atau masuk ke atmosfer yang "bersih" disebut kontaminan. Kontaminan pada konsentrasi yang cukup tinggi dapat mengakibatkan efek negatif terhadap penerima (receptor), bila ini terjadi, kontaminan disebat cemaran (pollutant).
Cemaran udara diklasifihasikan menjadi 2 kategori menurut cara cemaran masuk atau dimasukkan ke atmosfer yaitu: cemaran primer dan cemaran sekunder. Cemaran primer adalah cemaran yang diemisikan secara langsung dari sumber cemaran. Cemaran sekunder adalah

LIMBAH INDUSTRI

Limbah adalah buangan yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungannya karena tidak mempunyai nilai ekonomi. Limbah mengandung bahan pencemar yang bersifat racun dan bahaya. Limbah ini dikenal dengan limbah B3 (bahan beracun dan berbahaya). Bahan ini dirumuskan sebagai bahan dalam jumlah relatif sedikit tapi mempunyai potensi mencemarkan/merusakkan lingkungan kehidupan dan sumber daya.
Bahan beracun dan berbahaya banyak dijumpai sehari-hari, baik sebagai keperluan rumah tangga maupun industri yang tersimpan, diproses, diperdagangkan, diangkut dan lain-lain. Insektisida, herbisida, zat pelarut, cairan atau bubuk pembersih deterjen, amoniak, sodium nitrit, gas dalam tabung, zat pewarna, bahan pengawet dan masih banyak lagi untuk menyebutnya satu per satu. Bila ditinjau secara kimia bahan-bahan ini terdiri dari bahan kimia organik dan anorganik. Terdapat lima juta jenis bahan kimia telah dikenal dan di antaranya 60.000 jenis sudah dipergunakan dan ribuan jenis lagi bahan kimia baru setiap tahun diperdagangkan.

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Ciri, sifat, macam polusi dan limbah Lingkungan terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Jika komponen biotik berada dalam komposisi yang...

Wiremesh murah hubungi Afandi - 081233336118. - Ada juga besi beton murah.

Jasa Pembuatan Pagar, Kanopi (+Renovasi)
WA ke 081233336118