Paket Water treatment untuk air minum karyawan dengan bahan baku Air Sumber Gunung

Iklan ini di salin dari globalMuliaPerkasa.com
 
Paket Water treatment untuk air minum karyawan dengan bahan baku Air Sumber Gunung menjadi air murni siap minum dengan TDS maksimal 10 mg/l

1.    Partisi Rak dan kaca 2 isi + 1 cuci
2.    Tandon air plastik 5200 liter
3.    Tandon air plastik 2200 liter
4.    Ultaviolet 40 watt / 12 GPM, 1 set
5.    Filter FRP double Stainleessteel 10″, 2 buah
6.    Media Filter Carbon Aktif 25 kg
7.    Media Filter Pasir Silika 50 kg
8.    Housing Filter Blue 10″ 6 buah
9.    Catridge Filter Spon 8 buah
10.    Catridge Filter Carbon Block 2 buah
11.    Catridge Filter Ceramic 2 buah
12.    Selenoid Valve 3 buah
13.    Lampu aksesoris Blue 8 watt 4 buah
14.    Pirex kaca 2 buah
15.    Pembilasan 1 set
16.    Pompa otomatis Shimizu 135 E 1 buah
17.    Pemipaan
18.    Kelistrikan
19.    Perakitan
20.    Pemasangan
21.    Bio Energy Water 1 set
22.    Sikat Galon 1 buah
23.    Ozone Generator 1 buah
24.    Pompa Stainless
25.    Tandon Air Stainless 550 liter
26.    Pendingin 1 set
27.    Filter Demineralisasi (RO 2000 GPD) 1 set

(Harga paket Rp 55.000.000,-)

 http://globalmuliaperkasa.com/water-treatment-untuk-air-minum-karyawan-perbandingan-harga-bahan-baku-sumur-dan-air-gunung.html#more-419

kostel dan shophouse grand kanjuruhan kostel

Grand Kanjuruhan Kostel Syariah & Shop House Kepanjen Malang

Grand Kanjuruhan Kostel Syariah & Shop House Kepanjen Malang

GRAND KANJURUHAN KOSTEL

Telah hadir kesempatan untuk mendapatkan pasif income puluhan juta setiap tahun dari properti costel pertama di kabupaten Malang
MEGA PROJECT 7 GRAND KANJURUHAN KOSTEL
PT. CITRA MAJA RAYA
Info lowongan freelance marketing
0822 3200 2880
Fee hingga 20jt per unit
Revolusi bangunan komersil perpaduan antara kost exlusive dan hotel
Harga 400juta itu apa ada biaya tambahan lain lain lagi?
Sudah tidak ada pak
Termasuk biaya perawatan nanti dari pihak management CMR
.
Facebook.com/GrandKanjuruhan
Twitter.com/GrandKanjuruhan
Instagram.com/GrandKanjuruhan
T.me/GrandKanjuruhan
Telah hadir kesempatan untuk mendapatkan pasif income puluhan juta setiap tahun dari properti costel pertama di kabupaten Malang
MEGA PROJECT GRAND KANJURUHAN KOSTEL
PT. CITRA MAJA RAYA
Info lowongan freelance marketing
0822 3200 2880
Fee hingga 20jt per unit
Revolusi bangunan komersil perpaduan antara kost exlusive dan hotel
Jangan menunggu terlalu lama untuk membeli atau berinvestasi properti, karena harga akan terus naik seiring waktu.
Dan jika kamu ingin memperoleh untung maksimal belilah sesegera mungkin dan tunggu keuntungan didepan mata siap menanti Anda
Lokasi sangat strategis itulah yang menggambarkan Grand Kanjuruhan Kostel, Hanya 5 menit ke Toll Malang Pandaan melewati jalur JLS.Tahun depan sudah beroperasi. Membuat mobilitasmu semakin mudah karena kamu bisa langsung mengakses toll dari Kepanjen

GRAND KANJURUHAN KOSTEL & SHOPHOUSE KEPANJEN MALANG . KOSTEL (kos hotel / semi apartment).Aset investasi yang bisa disewakan dan mendapat penghasilan bulanan / tahunan.Dari harga awal 500jt khusus di bulan Maret 2019 diskon 20% jadi 400jt
Untuk tower 1 bebas pilih unit, lantai, dan view.KOSTEL terdiri dari 2 tower.1 tower ada 8 lantai (lantai dasar baseman, lantai 1 parkir, lantai 2 public area, lantai 3-8 hunian).1 lantai ada 20 unit.Fasilitas interior (full furnished).Type unit 24m² + balkonoFasilitas supermarket, resto, kolam renang, lift, ATM centre, laundry, security (keamanan) CCTV 24jam dlloRental Guaranted Unit yang dibeli akan dikelola oleh pihak manajemen pengelolahan yang berpengalaman sekelas hotel dalam menyewakan unit roomnya, sehingga memudahkan anda dalam menghasilkan pasif income yang luar biasa dari investasi anda Status kepemilikan Strata Tittle di atas SHM dengan masa berlaku 30th dan bisa diwariskan

Cara pembayaran KOSTEL :
– Cash tunai 80%
– Cash bertahap 12x bunga 0%
– Bayar 50% di awal, sisa 50% di tahun ke dua
– DP 0% cash tempo 36x
– DP 30% cash tempo 48x o SHOPHOUSE
✓ Harga awal 437jt diskon 20% jadi 350jt
✓ Legalitas SHM
✓ Luas tanah (5×15)m²
✓ Luas bangunan (5×12)m²
✓ Area Parkir 8m²
✓ Hanya 11 unit
✓ Tidak diperuntukkan kuliner dan rumah hunian
Cara Pembayaran SHOPHOUSE :
– Bayar 50% di awal, sisa 50% di tahun ke dua (Reward UMROH)
– Cash tempo 12x (Reward UMROH)
– Cash tempo 48x (tidak dapat Reward UMROH)

Info lowongan freelance marketing 0822 3200 2880
Fee hingga 20jt per unit

SATU SATUNYA DAN PERTAMA KALI
DI MALANG
Miliki sekarang juga unit kostel dan shophouse grand kanjuruhan kostel yang pastinya akan hits dikota malang.
Shophouse dan grand kanjuruhan kostel merupakan Revolusi bangunan komersil perpaduan antara kost exlusive dan hotel, yang pengelolaannya oleh management yang berpengalaman sekelas hotel dalam penyewaan room nya
Sehingga memudahkan anda dalam berpenghasilan.

Perlawanan Pangeran Diponegoro disusun dengan struktur militer Turki

SELAMATKAN GENERASI MUSLIM DARI PEMBODOHAN DAN KEBOHONGAN SEJARAH !!!

------------

Pangeran Diponegoro, menurut Babad Diponegoro yang ia tulis sendiri di Penjara Menado, menceritakan bahwa ia sejak muda telah mengabdi untuk agama, mengikuti jejak dan hidup moyangnya yang sangat taat agama. Moyangnya itu tinggal di Tegalrejo. Untuk menghindari pengaruh kraton Yogyakarta, ia tinggal bersama neneknya di Tegalrejo.1 Pemuda yang bernama Bendoro Raden Mas Ontowiryo sewaktu kecil ini mendapat gemblengan langsung dari neneknya (permaisuri dari HB I Ratu Ageng Tegalrejo) sehingga minat belajar Islamnya tinggi.2 Di tempat ini, selain memperdalam pengetahuan-nya tentang Islam, ia juga secara tekun melaksanakan ketentuan-ketentuan syariah Islam.

-----------

Penjajahan Belanda di Nusantara selama 350 tahun tidaklah berlangsung dengan mulus tanpa perlawanan. Bangsa Muslim yang memiliki kehormatan dan harga diri ini tak henti-hentinya melawan. Jihad mempertahankan negeri dari serangan penjajah kafir adalah jalan hidup mereka semenjak dahulu kala. Tapi siapa sangka, ternyata pengaruh khilafah Utsmaniyah sangat besar di dalamnya.

Berbicara tentang Pangeran Diponegoro pasti kita akan membahas ‘Perang Jawa’. Terkait Perang Jawa, menurut Carey (dosen di Trinity College, Inggris), ada faktor kembar yang mendorong Pangeran Diponegoro—seorang adiwangsa Keraton Yogyakarta yang semula bersikap netral dan tidak menunjukkan ambisi politik apapun—mendeklarasikan “perang suci” itu melawan Belanda, yaitu krisis agraria yang melanda Jawa Tengah tahun 1823- 1825 dan berbagai tindakan yang tak pantas yang ditunjukkan para petinggi Belanda di Yogyakarta. Hal itu antara lain terefleksi dalam sindirannya kepada Residen Yogyakarta HG Baron Nahuys van Burgst dalam babad-nya, “Karemannya mangan minum/lan anjrah cara Welanda & apos (Sukanya makan-minum dan menyebarkan kebiasaan orang Belanda).

Ini adalah salah satu perlawanan terbesar yang sangat merepotkan Belanda . Perang Jawa (Java Oorlog) berlangsung dalam kurun 1825-1830. Perlawanan yang dipimpin oleh Pangeran Diponegoro ini berlangsung di sebagian Pulau Jawa. Medannya membentang dari Yogyakarta di pantai selatan hingga perbatasan Banyumas di barat dan Magelang di utara. Meski wilayah ini relatif kecil dalam ukuran zaman sekarang, kawasan ini adalah pusat kerajaan Jawa yang mulai digerogoti oleh kekuasaan Belanda.

Perlawanan ini berkobar lama dan berdarah, ratusan ribu korban jatuh, terutama dari pihak Muslim. Belanda sendiri kehilangan ribuan prajurit dan kasnya hampir kosong untuk membiayai perang.

Belanda menghadapi musuh berat yang menentangnya bukan semata sebagai kekuatan penjajah yang merampas hak, namun sebagai kekuatan kafir yang membahayakan akidah Islam.

Oleh karena itu, dalam memimpin “Perang Jawa” Diponegoro senantiasa diwarnai oleh ajaran Islam dan bahkan berusaha agar syariah Islam itu tegak di dalam daerah kekuasaannya. Hal ini dapat dilihat dari surat Diponegoro yang ditujukan kepada penduduk Kedu, yang ditulis dalam bahasa Jawa, antara lain berbunyi:

“Surat ini datangnya dari saya, Kanjeng Gusti Pangeran Diponegoro, bersama dengan Pangeran Mangkubumi di Yogyakarta Adiningrat, kepada sekalian sahabat di Kedu, menyatakan bahwa sekarang kami sudah minta tanah Kedu. Hal ini harus diketahui oleh semua orang baik laki-laki maupun perempun, besar atau kecil, tidak usah kami sebutkan satu demi satu. Adapun orang yang kami suruh bernama Kasan Basari. Jikalau sudah menurut surat undangan kami ini, segeralah sediakan senjata, rebutlah negeri dan ‘betulkan agama Rasul’. Jikalau ada yang berani tidak mau percaya akan bunyi surat saya ini, maka dia akan kami penggal lehernya…” Kamis tanggal 5 bulan Kaji tahun Be (31 Juli 1825).4

Kiai Mojo adalah seorang ulama terkenal dari daerah Mojo Solo. Ia adalah seorang penasihat keagamaan Diponegoro yang memberikan corak dan jiwa Islam dalam perjuangan yang dia pimpin. Selain penasihat Diponegoro, ia juga memimpin pasukan bersama-sama anaknya di daerah Solo. Sebelum Perang Jawa pecah, ia telah berkenalan erat dengan Diponegoro. Karena itu, tatkala perang dicetuskan ia bersama anaknya, Kiai GazaIi, dan para santrinya bergabung dengan pasukan Diponegoro.

Langkah yang ditempuh oleh Diponegoro adalah mengeluarkan seruan kepada seluruh rakyat Mataram untuk sama-sama berjuang menentang penguasa kolonial Belanda dan para tiran, yang senantiasa menindas rakyat. Seruan itu antara lain berbunyi, “Saudara-saudara di tanah dataran! Apabila saudara-saudara mencintai saya, datanglah dan bersama-sama saya dan paman saya ke Selarong. Siapa saja yang mencintai saya, datanglah segera dan bersiap-siap untuk bertempur.”

Seruan ini disebarluaskan di seluruh Tanah Mataram, khususnya di Jawa Tengah, dan mendapat sambutan hampir sebagian besar lapisan masyarakat. Daerah Selarong penuh sesak, dipenuhi oleh pasukan rakyat! 5

Seruan ini disambut baik oleh Kiai Mojo, seorang ulama besar dari daerah Mojo-Solo. Ia datang bersama barisan santrinya, menggabungkan diri dengan pasukan Diponegoro. Ia menyerukan ‘perang sabil’ terhadap pihak penguasa kolonial Belanda. Jejak Kiai Mojo dengan santrinya diikuti oleh para ulama dan santri-santri dari Kedu di bawah pimpinan Pangeran Abubakar; juga Muhamad Bahri, penghulu Tegalrejo. ‘Perang Sabil’ menentang penguasa kolonial Belanda-Kristen meledak membakar hampir seluruh Tanah Mataram, bahkan sampai ke Jawa Timur dan Jawa Barat.

Dilihat dari para pelaku utama dalam Perang Jawa ini dapat disimpulkan bahwa Islam memegang peranan penting dalam memberikan motivasi dan inspirasi untuk menentang kezaliman dan tirani yang bertitik kulminasi dengan meletusnya perang tersebut. Kesimpulan ini sejalan dengan tulisan W.F. Wertheim yang antara lain menyatakan bahwa faktor baru muncul pada abad ke-19 saat daerah-daerah di Indonesia rakyat tani banyak yang masuk Islam. Hal ini memperkuat posisi para kiai, karena sekarang mereka dapat mengandalkan dukungan kuat dari rakyat. Para penguasa kolonial Belanda terus-menerus berkonfrontasi dengan sultan-sultan Indonesia. Hal ini mendorong mereka untuk mempersatu-kan diri dengan para kiai serta mengibarkan bendera Islam; sultan-sultan itu dapat mengobarkan pemberontakan umum.6

Pangeran Diponegoro, dengan tipudaya licik dari Belanda, akhirnya bisa ditaklukkan dan dibuang ke Manado dan Makassar hingga meninggal di sana. Namun demikian, tampak bahwa Perang Jawa yang dahsyat dan penuh patriotisme telah digerakkan dan dipimpin oleh tokoh-tokoh pejuang Islam, yang hampir sebagian terbesar berideologi Islam dan bertujuan mendirikan negara merdeka yang berdasarkan Islam.

Fakta-fakta sejarah yang terungkap, baik latar belakang yang mewarnai para tokoh Perang Jawa, masa peperangan yang memakan waktu lima tahun lebih, yang diisi dengan menegakkan syariah Islam di dalam kehidupan pasukan Diponegoro sampai pada saat perundingan dengan Belanda, serta tujuan yang akan dicapai, semuanya adalah bukti yang kuat bahwa Diponegoro dan pasukannya telah melakukan perjuangan politik Islam untuk mendirikan negara Islam di Tanah Jawa.7

Struktur Militer Utsmani dalam Laskar Diponegoro

Perlawanan Pangeran Diponegoro disusun dengan struktur militer Turki. Nama berbagai kesatuannya merupakan adaptasi dari nama kesatuan militer Khilafah Utsmani. Panglima tertingginya adalah Sentot Ali Basah, adaptasi dari gelar Ali Pasha bagi jenderal militer Turki. Sementara unit-unitnya antara lain bernama Turkiyo, Bulkiyo dan Burjomuah menunjukkan pengaruh Turki. Bulkiyo adalah adaptasi lidah jawa bagi Bölük, struktur pasukan Turki dengan kekuatan setara resimen. Sementara jabatan komandannya adalah Bolukbashi.

Susunan militer khas Turki ini membedakan pasukan Diponegoro dengan pasukan Mangkunegaran Surakarta yang menggunakan struktur legiun (mengadopsi sistem Perancis). Juga berbeda dengan kesultanan Yogyakarta yang menggunakan struktur bregodo (brigade, mengadopsi sistem Belanda).

Kiriman Senjata

Tak hanya struktur militer ala Turki, Belanda bahkan mencurigai (Perang Jawa atas perintah Khilafah Utsmaniy di Turki) ada kiriman senjata dari Turki melalui pantai selatan Jawa. Karenanya pantai yang menghadap Samudera Hindia ini dijaga ketat. Deretan benteng kokoh dibangun Belanda menghadap lautan selatan. Sisanya antara lain masih bisa ditemukan di Cilacap, Jawa Tengah, dan Pangandaran, Jawa Barat. Penduduk lokal kini menyebutnya benteng pendhem (terpendam) karena sebagian strukturnya terpendam di bawah tanah.

Tak cukup dengan benteng berbentuk tembok fisik, benteng mitos agaknya juga dibangun oleh Belanda. Termasuk dengan menanamkan mitos tentang keramatnya pantai selatan. Belakangan muncullah mitos tentang Ratu Kidul yang hingga kini masih disembah dengan berbagai ritual oleh keraton maupun penduduk pesisir selatan.

Mitos tentang pantai selatan itu membuat penduduk lokal selalu dibayang-bayangi ketakutan pada kemurkaan Ratu Kidul. Mereka takut dan enggan mengeksplorasi potensinya. Termasuk potensinya sebagai gerbang hubungan internasional dengan dunia luar. Inilah yang diharapkan Belanda, perjuangan Muslim di Nusantara terisolir dari dunia Islam.

Dugaan penciptaan mitos oleh Belanda ini tidak berlebihan. Di antara program yang intens dilakukan oleh Belanda melalui sisi budaya adalah nativikasi. Upaya mengembalikan penduduk Muslim di Nusantara pada kepercayaan dan agama “asli” atau lokal. Program inilah yang mendorong Belanda tak segan mengeluarkan dana besar untuk mengkaji naskah-naskah kuno yang kini kebanyakan tersimpan di Leiden.

Hasil riset itu kemudian diwujudkan dalam tulisan-tulisan dan kitab-kitab yang kerap menjadi pegangan kelompok Kejawen seperti Darmogandhul dan Gathuloco. Isinya mengagungkan kehidupan Jawa pra-Islam, melecehkan syariat Islam dan mempromosikan teologi Kristen secara tersamar. Meski dianggap kitab kuno, penelitian sejarawan Muslim seperti Susiyanto dari Pusat Studi Peradaban Islam menunjukkan bahwa kitab-kitab itu dikarang pada era Belanda dan memuat ajaran teologi Kristen.

-------------

--------------

SUMBER :

1 Abdul Qadir Djaelani, Perang Sabil versus perang Salib (Ummat Islam Melawan Penjajah Kristen Portugis dan Belanda) Yayasan Pengkajian Islam Madinah Al-Munawwaroh, Jakarta 1420 H / 1999 M.
2 yudhitc.wordpress
3 Ibid.
4 Abdul Qadir Djaelani, Perang Sabil versus perang Salib (Ummat Islam Melawan Penjajah Kristen Portugis dan Belanda), Yayasan Pengkajian Islam Madinah Al-Munawwaroh, Jakarta 1420 H / 1999 M.
5 Ibid.
6 Ibid.
7 Ibid.

hizbut-tahrir.or.id
Sumber lain

~~~ SEBARKAN RAIH AMAL SHOLEH ~~~

DOSA DAN BAHAYA DUSTA (Kaffah 88)

Buletin Kaffah No. 088, 21 Sya’ban 1440 H-26 April 2019 M

DOSA DAN BAHAYA DUSTA


Bohong atau dusta, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bermakna tidak sesuai dengan hal (keadaan dsb) yang sebenarnya atau palsu. Adapun dalam bahasa Arab, kebohongan (al-kadzibu), menurut Profesor Dr. Rawwas Qal’ahji dalam Mu’jam Lughah al-Fuqaha, adalah lawan dari kejujuran.
Allah SWT sudah menetapkan bahwa tak ada satu pun perbuatan yang terlepas dari hisab, termasuk ucapan:
وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولاً
Janganlah kamu mengikuti apa saja yang tidak kamu ketahui. Sungguh pendengaran, penglihatan dan hati, semua itu akan diminta pertanggung jawaban (TQS al-Isra’ [17]: 36).

Allah SWT pun mengingatkan bahwa ada malaikat yang selalu mendampingi manusia dan mencatat apa yang keluar dari lisannya:
مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلاَّ لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ
Tiada suatu ucapan pun yang dia ucapkan melainkan di dekatnya ada malaikat pengawas yang selalu hadir (TQS Qaf [50]: 18).

Kedudukan seorang hamba di akhirat kelak salah satunya juga ditentukan dari kemampuannya menjaga lisannya, termasuk jujur dalam perkataan. Nabi saw. bersabda:
مَنْ يَضْمَنْ لِي مَا بَيْنَ لَحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ
Siapa saja yang menjamin untukku apa yang ada di antara dua rahangnya dan apa yang ada di antara dua kakinya, niscaya aku menjamin surga bagi dirinya (HR al-Bukhari).

Dengan demikian kejujuran adalah bagian integral dari agama ini, bukan sekadar nilai moral, apalagi sekadar demi pencitraan. Kejujuran dan keimanan merupakan dua hal yang saling berdampingan. Allah SWT memerintahkan kita untuk senantiasa bersama orang-orang yang benar/jujur (shiddiqin):
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah, dan hendaklah kalian selalu bersama orang-orang yang benar/jujur (TQS at-Taubah [9]: 119).

Di antara kadar keimanan seseorang ditandai dengan keteguhannya dalam menjaga lisannya agar senantiasa lurus. Nabi saw. bersabda:
لاَ يَسْتَقِيمُ إِيمَانُ عَبْدٍ حَتَّى يَسْتَقِيمَ قَلْبُهُ وَلاَ يَسْتَقِيمُ قَلْبُهُ حَتَّى يَسْتَقِيمَ لِسَانُهُ
Tidaklah lurus iman seorang hamba sampai lurus hatinya dan tidaklah lurus hatinya sampai lurus lisannya (HR Ahmad).

Berkaitan dengan menjaga lisan, Imam Syafii rahimahulLah telah berkata, “Jika seseorang mau berbicara, maka sebelum dia berbicara hendaklah berpikir. Jika tampak jelas maslahatnya maka dia berbicara. Jika dia ragu-ragu maka dia tidak akan berbicara sampai jelas maslahatnya.”
Di antara lurusnya lisan adalah jujur dalam berbicara. Kejujuran ini akan mengantarkan pada kebaikan dan selanjutnya membawa pelakunya ke surga. Nabi saw. bersabda:
إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُوْنَ صِدِّيْقًا
“Sungguh kejujuran akan membimbing menuju kebaikan dan kebaikan akan membimbing menuju surga. Sungguh seseorang akan bersungguh-sungguh berusaha untuk jujur sampai akhirnya ia menjadi orang yang benar-benar jujur.” (HR al-Bukhari).

Bahaya Dusta
Sungguh memprihatinkan bahwa pada hari ini umat Muslim menganggap kebohongan sebagai perkara biasa, bahkan dianggap sebagai bagian dari kehidupan. Kita mengenal istilah April Mop, Prank, rekayasa atau pencitraan atas suatu produk atau tokoh agar mendapatkan simpati dan dukungan. Hal ini berkembang di masyarakat bahkan menjadi industri tertentu. Pelaku bisnis sering membuat opini palsu tentang suatu produk agar dianggap penting oleh konsumen sehingga mereka akan mencari dan membeli produk tersebut. Jadilah produk itu harganya melambung dan membuat prestise pemiliknya. Terhadap hal ini Nabi saw. mengingatkan:
إِنَّ التُّجَّارَ هُمُ الْفُجَّارُ قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلَيْسَ قَدْ أَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ؟ قَالَ: بَلَى وَلَكِنَّهُمْ يُحَدِّثُونَ فَيَكْذِبُونَ وَيَحْلِفُونَ فَيَأْثَمُونَ
“Para pedagang adalah tukang maksiat.” Di antara para sahabat ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah menghalalkan jual-beli?” Rasulullah menjawab, “Ya, namun mereka sering berdusta dalam berkata, juga sering bersumpah, namun sumpahnya palsu.” (HR Ahmad dan ath-Thabari).

Meski demikian Nabi saw. juga menyampaikan keutamaan para pedagang yang jujur dan dapat dipercaya:
التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan dibangkitkan bersama para nabi, shiddiqin dan para syuhada.” (HR at-Tirmidzi).

Berdusta bukanlah karakter seorang Muslim, melainkan ciri kemunafikan, sebagaimana sabda Rasulullah saw.:
آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلاَثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
“Tanda orang munafik ada tiga: jika bicara, dusta; jika berjanji, ingkar; jika dipercaya, khianat.” (HR al-Bukhari).

Di antara berkata dusta adalah menceritakan apa yang sebenarnya tidak ia saksikan. Artinya, ia mengarang-ngarang cerita yang kemudian disebarkan kepada orang lain.
مِنْ أَفْرَى الْفِرَى أَنْ يُرِىَ عَيْنَيْهِ مَا لَمْ تَرَ
“Di antara sebesar-besarnya kedustaan adalah orang yang mengaku matanya telah melihat apa yang sebetulnya tidak dia lihat.” (HR al-Bukhari).

Dalam kehidupan, sering orang berdusta baik untuk keuntungan dirinya maupun untuk merampas hak orang lain, dan membuat orang lain celaka. Para koruptor memalsukan laporan keuangan, tanda bukti pembayaran, dsb. Ada juga orang-orang yang ingin menjatuhkan kehormatan seseorang dan merampas haknya tanpa takut memberikan kesaksian palsu di pengadilan maupun kepada orang lain. Padahal bersaksi palsu, apalagi untuk merampas hak sesama, adalah salah satu dosa besar yang sudah diperingatkan oleh Nabi saw.,“Perhatikanlah (wahai para Sahabat), maukah aku tunjukkan kepada kalian dosa-dosa yang paling besar?” Beliau mengatakan hal itu tiga kali. Kemudian para Sahabat mengatakan, “Tentu, wahai Rasulullah.” Beliau bersabda, “Syirik kepada Allah, durhaka kepada kedua orangtua.” Sebelumnya beliau bersandar. Lalu beliau duduk dan bersabda, “Perhatikanlah, dan perkataan palsu (perkataan dusta).” Beliau terus mengulangi hal itu (HR Muttafaq alaihi).
Dengan kesaksian palsu, pengadilan dapat memberikan keputusan yang akhirnya keliru dan merugikan orang yang tak bersalah, atau menggugurkan hak yang semestinya menjadi miliknya. Lewat kesaksian palsu pula seorang yang tak bersalah dapat diperlakukan sebagai pesakitan, dijadikan musuh masyarakat sehingga dibenci banyak orang. Pantaslah bila Islam menempatkan kesaksian palsu sebagai dosa besar yang kelak akan menyeret pelakunya ke dalam siksa Allah SWT. “Kalian menyerahkan persengketaan kalian kepadaku. Namun, bisa jadi sebagian dari kalian lebih lihai dalam berargumen daripada yang lain. Karena itu siapa saja yang karena kelihaian argumennya itu, lalu aku memutuskan bagi dia sesuatu hal yang sebenarnya itu adalah hak dari orang lain, maka pada hakikatnya ketika itu aku telah menetapkan bagi dirinya sepotong api neraka. Oleh karena itu, hendaknya jangan mengambil hak orang lain.” (HR al-Bukhari).
Perbuatan menipu dan memperdaya orang lain akan lebih berat lagi manakala dilakukan oleh para penguasa yang menipu rakyatnya. Nabi saw. bersabda:
مَا مِنْ عَبْدِ يَسْتَرْعِيهِ اللَّهُ رَعِيَّةً، يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ، وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِه، إِلاَّ حَرَّمَ اَللَّهُ عَلَيْهِ اَلْجَنَّةَ
“Tidaklah seorang hamba pun yang diberi amanah oleh Allah untuk memimpin rakyatnya yang pada hari kematiannya ia masih berbuat curang atau menipu rakyatnya, melainkan Allah mengharamkan surga bagi dirinya.” (HR Muttafaq ‘alaih).

Al-Amir ash-Shan’ani di dalam Subul as-Salâm menjelaskan bahwa ghissyu itu terjadi dengan kezaliman dia terhadap rakyat dengan mengambil harta mereka, menumpahkan darah mereka, melanggar kehormatan mereka, menghalangi diri dari keperluan dan kebutuhan mereka, menahan dari mereka harta Allah SWT yang Allah tetapkan menjadi milik mereka yang ditentukan untuk pengeluaran-pengeluaran, tidak memberitahu mereka apa yang wajib atas mereka baik perkara agama dan dunia mereka, mengabaikan hudud, tidak menghalangi orang-orang yang membuat kerusakan, menelantarkan jihad dan lainnya yang di dalamnya terdapat kemaslahatan hamba. Termasuk mengangkat orang yang tidak melingkupi mereka dan tidak memperhatikan perintah Allah tentang mereka dan mengangkat orang yang mana Allah lebih meridhai orang lainnya padahal orang lain yang lebih diridhai oleh Allah itu ada. Hadis-hadis menunjukkan haramnya al-ghisyyu (penipuan/khianat) dan bahwa itu termasuk dosa besar karena adanya ancaman terhadap (pelaku) al-ghisyyu itu sendiri.
            Terhadap penguasa yang demikian, Nabi saw. mengingatkan, “Sungguh akan ada setelahku para pemimpin pendusta dan zalim. Siapa saja yang mendatangi mereka, kemudian membenarkan kebohongan mereka, atau membantu mereka dalam kezaliman mereka, maka dia bukan dari golonganku dan aku bukan dari golongannya, dan dia tidak akan minum dari telagaku.” (HR Ahmad).
WalLahu a’lam bi ash-shawab. []


Hikmah:
Rasulullah saw. bersabda:
سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ قِيلَ وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ قَالَ الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun yang penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan, sedangkan orang yang jujur malah didustakan; pengkhianat dipercaya, sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.” Ada yang bertanya, “Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?” Beliau menjawab, “Orang bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.”
(HR Ibnu Majah).

8 Tahap Perjalanan Hidup Setelah Mati

Assalamu 'alaikumwarahmatullahi wabarakatuh 👇🏿Renungan  👀 8 Tahap Perjalanan Hidup Setelah Mati,
Sejak Malam Pertama di Alam Kubur hingga Lewati Ini

➡ Sejatinya kematian adalah awal dari mulainya episode di dalam kehidupan.

➡ Bukanlah menjadi kemusnahan melainkan suatu pembaharuan serta perpindahan awal hidup sebenarnya.

➡ Kehidupan setelah mati menurut Islam, mati merupakan sesuatu yang pasti untuk setiap makhluk yang bernyawa,seperti itulah firman Allah.

➡ Kehidupan yang dijalani di dunia ini hanyalah sebuah permainan dan tempat singgah untuk sementara saja.

1. Alam Barzakh (Alam Kubur)


Kehidupan setelah mati menurut islam yang pertama adalah alam kubur. Alam kubur merupakan tempat persinggahan pertama setelah mati.

Didalam alam kubur inilah manusia sudah bisa mengetahui dimana akan tinggal di akhirat kelak, apakah di surga atau di neraka.

Setelah manusia memasuki alam kubur, ia akan ditanya oleh 2 malaikat yang bernama Munkar dan Nangkir. Malaikat itu menanyakan tentang siapa Tuhan si Mayit, apa agamanya, apa kitab yang menjadi pedomannya dan siapa nabinya?

Si mayit akan menjawab pertanyaan 2 malaikat tersebut sesuai dengan amaliyahnya di dunia, yaitu siapa yang menjadi tuhannya dalam pengamalannya ketika hidup di dunia.

Apa agamanya ketika hidup di dunia, apa kitab yang menjadi pedomannya ketika hidup di dunia, dan siapa nabi yang ia ikuti ketika di dunia.

Semua pertanyaan itu akan dijawab sesuai dengan pengamalannya ketika hidup d dunia. Sehingga tidak bisa direkayasa.

Dan jika ia lulus dari pertanyaan 2 malaikat tadi, maka ia akan diistirahatkan di taman surga untuk menunggu

kiamat. Namun jika ia gagal dari 2 malaikat tadi, maka ia akan ditempatkan di terasnya neraka sampai hari kiamat.

2. Hari Kebangkitan


Hari kebangkitan adalah kehidupan setelah mati menurut islam selanjutnya yang akan dijalani setelah malaikat israfil meniupkan sangkakalanya.

Ketika malaikat israfil meniupkan sangkakala yang pertama, maka semua makhluk akan binasa. Kemudian ia meniupkan untuk yang kedua kalinya, sehingga semua makhluk akan hidup kembali tanpa terkecuali.

3. Penggiringan Ke Padang Mahsyar

Setelah semua makhluk dibangkitkan tanpa terkecuali, termasuk dari golongan jin, manusia dan hewan. Padang Mahsyar adalah tempat datar yang sangat luas.

Di tempat ini semua makhluk dari bumi dan langit lapisan ketujuh dikumpulkan untuk diadili. Semuanya berkumpul dalam keadaan berdesak-desakan.

Setiap manusia pada hari itu akan diadili dengan diiringi oleh 2 malaikat.
Yang satu sebagai pengiringnya dan yang satu lagi sebagai saksi atas semua perbuatannya di dunia.

4. Yaumul Mizan (Hari Penimbangan Amal Baik dan Amal Buruk)
Setelah semua makhluk terkumpul dalam padang mahsyar.

Tibalah saatnya untuk memperlihatkan buku catatan amal dari jin dan manusia.
Amal mereka akan ditimbang dan dihitung, mana yang lebih banyak, amal baik atau amal buruk.

5. Yaumul Hisab

Setelah menerima buku catatan, para jin dan manusia akan menjalani penghitungan amalnya.

Semua amal kebaikan sekecil apapun akan mendapat balasannya. Dan sebaliknya, semua amal kejelekan sekecil apapun juga akan mendapat balasannya.

“Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.” [QS. Al-Ghashiyah ayat 25-26]

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering berdoa di dalam sholat dengan mengucapkan:
Allohumma haasibni hisaaban yasiiro (Ya Allah, hisablah diriku dengan hisab yang mudah.)

Kemudian ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha bertanya tentang apa itu hisab yang mudah? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Allah memperlihatkan kitab (hamba)-Nya kemudian Allah memaafkannya begitu saja. Barangsiapa yang dipersulit hisabnya, niscaya ia akan binasa.” [Diriwayatkan oleh Ahmad, VI/48, 185, al-Hakim, I/255, dan Ibnu Abi ‘Ashim dalam Kitaabus Sunnah, no. 885. Hadits ini dinilai shohih oleh al-Hakim dan adz-Dzahabi]

6. Melintasi Jembatan yang Lurus (Shirotol Mustaqim)
Setelah melalui proses hisab. Semua manusia akan melewati jembatan yang lurus atau yang biasa disebut dengan Shirotol Mustaqim.👇🏿

jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu

 SPIRIT TAHAJUD.(75) 2703🌻

Ujian Hidup dan Kehidupan

✍ Sejatinya Allah SWT memberikan ujian kepada manusia untuk melihat seberapa besar kemampuan manusia dalam menjalanai dan melewati ujian tersebut. Ibarat sebuah ujian di sekolah, dimana guru memberikan lembar soal ujian yang bertujuan agar siswa mampu memecahkan permasalan lalu hasilnya akan dinilai oleh guru tersebut hingga di akhir semester nilai ujian itu akan terpampang dengan peringkat antar siswa saling berbeda satu sama lainnya, tentunya tergantung dari kemampuan siswa mengisi soal ujian tersebut.🌷

👉Hal itu pun sama dengan ujian hidup, Allah SWT memberikan ujian kepada manusia untuk mengetahui setiap kemampuan hamba2-Nya dalam memecahkan permasalahan hidup, baik masalah harta, anak, keluarga, tempat kerja, ataupun masalah-masalah lainnya. Allah SWT berfirman,” Dan sungguh, Kami benar-benar menguji kalian dengan sedikit dari rasa takut, lapar, krisis moneter, krisis jiwa dan krisis buah-buahan. Sampaikanlah kabar gembira bagi orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, ‘Innalilahi wa ina ilaihi rajiun (Kami milik Allah dan hanya kepada-Nya lah kami akan kembali)’. Mereka lah orang-orang yang mendapatkan keberkahan dan kasih sayang dari Rabb mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk,” (QS. Al Baqarah:155-157).🌴

✍ Bahkan Nabi SAW bersabda: “Sungguh, besarnya pahala bersamaan dengan besarnya cobaan. Apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang rela, maka baginya ridha-Nya, dan barang siapa yang benci, maka ia akan mendapatkan kebencian-Nya,” (HR. At Tirmidzi). Berdasarkan penjelasan di atas, ada beberapa hikmah yang dapat kita ambil pelajaran apabila kita ditimpa musibah atau ujian hidup:☘

👉 1. Berdasarkan hadits Nabi SAW diatas yang berbunyi, “…Apabila Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. ..”. Maka hal ini menandakan bahwa setiap ujian manusia terima adalah sebagai wujud kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Logikanya, seseorang yang menyanyangi orang lain itu akan sering memperhatikan orang yang disayanginya, pun dengan Allah kepada hamba-Nya, dengan datangnya ujian berarti Allah sedang memperhatikan diri kita dan bentuk perhatian inilah sebagai salah satu ciri bahwa Allah sayang dan cinta kepada hamba-Nya yang ditimpa musibah. 🍀

👉 2. Dengan adanya ujian hidup membuat diri kita semakin bersabar. Sebagaimana dalam firman Allah SWT : “Adakah kalian mau bersabar?”,(QS. Al Furqon : 20). ... Artinya bahwa Allah memberikan ujian itu ingin melatih kebiasaan kita agar belajar bersabar. Logikanya, dengan seringnya datang ujian meski awalnya sulit namun karena sudah terbiasa maka seiring berjalannya waktu kesulitan itu kan sirnah bahkan kita pun akan terbiasa menyelesaikan ujian-ujian yang datang kepada diri kita. Sehingga tentunya Allah membuat ujian hidup semata-mata ingin menaikan derajat hamba-Nya agar mencapai derajat sabar. 🌿

👉 3. Melatih kita untuk belajar bersyukur. Hal ini seperti dijelaskan dalam firman Allah SWT : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7). Wallahu’alam []

Komunitas Makan Bubur Nggak Diaduk

Kamu ikut komunitas apa?
1. Komunitas Makan Bubur Nggak Diaduk
2. Komunitas Makan Bubur Diaduk
3. Komunitas Masak Indomie Bumbunya Disobek Pakai Tangan Kosong
4. Komunitas Mie Goreng Telor Ceplok Dipisah Kerupuk Makan Belakangan
5. Komunitas Nasi Goreng Bungkus Kerupuknya Lupa Dimakan (NGBKLD )
6. Komunitas Emak-emak Nyuci Pagi Hari Jemurnya Besoknya Lagi
7. Komunitas Tuang Kecap Zigzag
8. Komunitas Emak Lupa Nyetekin Mejikom
9. Komunitas Emak-emak Sen Kiri Belok Kanan
10. Komunitas Makan Bakso Yang dimakan duluan Mie dan Kuahnya
11. Komunitas Emak-emak Malas Nyetrika
12. Komunitas nyetrika baju pas mau dipakai saja
13. Komunitas Makan Somay Nggak Pake Pare
14. Komunitas Mkn Bakso, Pentol Baksonya Dimakan Belakangan (KMBPBDB)
15. Komunitas Nggunting Bungkus Indomi Pake Gunting Bekas Molto
16. Komunitas Gemar Posting Resep Tapi Jarang Praktek
17. Komunitas Penikmat Onde-onde Wijen Ganjil ( KPOG )
18. Pecinta Masakan Jepang Belagu Pake Sumpit Akhirnya Tetap Aja Minta Sendok (KPMJBPSATAMS)
19. Komunitas Mau Mandi Balik Lagi Lupa Bawa Handuk
20. Komunitas Nyantelin Handuk Kaga Mandi-mandi (KNHKM)
21. Komunitas Emak emak Tanpa Pensil Alis
22. Komunitas Pantang Keluar Tanpa Pasang Alis
23. Komunitas Keluarga Beranak Dua Perempuan Dua-duanya
24. Komunitas Tidur Miring Kanan (KTMK )
25. Komunitas istri satu anak lima
26. Komunitas Sales Selalu Target, Makan Indomie Kremes Tanpa Dikocok (KSSTMIKTD)
27. KPKKC Kelompok Penikmat Ketoprak Kerupuknya diCampur
28. Komunitas Makan Pecel Lele Pakai Sendok
29. Komunitas Pecinta Ketoprak Karet 2
30. Komunitas Sungkan Masak Tapi Hobi Makan (kosumatahoma)
31. Komunitas Emak-emak yang Rajin Ngaji Sampe Pengajian Ngantuk
32. Komunitas Emak-emak yang Rajin Ngaji Sampe Pengajian Dagang
33. Komunitas makan Pecel Lele lauknya abis nasinya masih banyak.
34. Komunitas makan indomie kuah campur nasi.
35. Komunitas Emak Nungguin Anak Sekolah Sambil Ikutan Jajan (Kemas Hujan)
36. Komunitas ayam goreng dan sate ayam kulitnya dimakan belakangan
37. Komunitas Suka Baca Komentar Tapi Jarang Komentar
38. Komunitas Kondangan Pake Sandal (KKPS)
39. Komunitas Ngobor Lindung dI Sawah (KONG LIWAH)
40. Komunitas Pemain band latihan doang kagak manggung2
41. Komunitas Pembeli Sayuran dI Pasar yang Nawar Harga Pakai Hati
42. Komunitas Emak-emak yang kalo belanja liat yang murah langsung borong
43. Komunitas minum di kokop dari kendi
44. Komunitas kue cubit setengah mateng yang dibeli di depan SD inpres
45. Komunitas Makan Mie Instan Pake Nasi (KOMEN PANAS)
46. Komunitas Penikmat Bakso Tusuk Jajanan SD Banyakkin Saos yg Pedes
47. Komunitas penggemar Es Teh dibungkus plastik dicantolin di paku
48. Komunitas Suka Lupa Bawa Remote AC Dikira Hp
49. Komunitas Makan Ayam KFC Kulit Crispinya Dimakan Belakangan
50. Komunitas Makan Roti Pinggirannya Dibuang
51. Komunitas emak-emak doyan ngemil cita2 kurus
52. Komunitas Emak-emak Cantik Sholehah Militan Pilih dan Coblos yang Keren baju putih (KECSMPCKBP)
53. Komunitas Makan Nasi Bungkus Makannya Dituang Di Piring ( KMNBMDDP)
54. Komunitas emak yang niat beres-beres rumah setelah anak tidur, tapi saat pada tidur malah maen sosmed
55. Komunitas Bangun Tidur Langsung Update Status
56. Komunitas makan bakso pentolnya duluan kuah blakangan
57. Komunitas istri yg suka nitip belanjaan ama suami sambil bilang pake uangmu dulu nanti diganti tapi kenyataannya kagak diganti2
58. Komunitas emak-emak yang udah belnja sayuran ternyta beli masakan mateng di warung
59. Komunitas emak lupa naro kunci motor
60. Komunitas indomie direbus pake plastik
61. Komunitas Penikmat Kopi Seduh Ngoceknya Pake Sachet Bekas Kopi
62. Komunitas Sorabi Oncom pake rawit
63. Komunitas makan bareng di warung dengan menu beda-beda biar bisa saling comot ke piring teman
64. Komunitas Penikmat Bengbeng Beku
65. Komunitas pecinta nasi megono dimakan sama tempe bacem dibungkus daun pisang makannya di warung ngga dibawa pulang
66. Komunitas Mancing Sering Lupa Bawa Joran (KomanSelubajo)
67. Komunitas perokok suka bawa korek temen
68. Komunitas Emak Emak Super tapi Takut Kecoa
69. Komunitas makan nasi padang di bungkus bawa pulang ke rmh, soalnya kalo makan di tempat, nasinya ndikit..
70. Komunitas emak-emak tetes terakhir shampoo ditambah air
71. Komnitas Pria Ganteng Nyisirnya Pake Jari
72. Komunitas Nonton Bola Ketiduran
73. Komonitas pemain badminton raket pinjam
74. Komunitas 1 kali seminggu makan gratis di tempat kondangan
75. Komunitas bapak-bapak sebelum tidur nonton youtube 1 jam (kombas titontub tujam)
76. Komunitas penyuka mangga tapi malas ngupasnya. (KPMTMN)
77.Komunitas Pemakan Bakpau Sayang Buang Kertasnya Lalu Jilatin Ditempat Sepi
78. Komunitas patah hati Raisa berharap dapat Isyana tapi patah hati lagi
79. Komunitas Pendekatan Melulu Dapet Kagak (PMDK)
80. Komunitas Penikmat Kopi Kentel Kayak Oli Bekas Gula Sedikit (KotelkolBelkit)

busana muslim busana muslim Blus terbaru

Komentar Teman-teman

... Peluang Usaha - Program Butik Online Tanpa Modal

Program Butik Online tanpa modal adalah program terbaru dari Mode Ok-Rek dengan misi untuk mendukung penjual/reseller ok-rek semakin kreatif dalam mengolah pasarnya, dan memberikan pencerahan pada dunia fashion .... Selengkapnya >>>
Persewaan Alat Pesta, Tenda /terop, meja kursi, alat makan di Sidoarjo dan Surabaya.

.


.
.
.














Wiremesh murah hubungi Afandi
082140 031 207.
Ada juga besi beton murah.

Tampil di blog ini