mengemas semua konten kurikulum dalam ruh agama

SAYA SETUJU MAPEL AGAMA DIHILANGKAN
(Euis Sufi Jatiningsih, ibu rumah tangga)
.
.
Jika kurikulum semua mapel teraplikasikan dengan "bingkai agama". Jika semua guru mampu mengemas semua konten kurikulum dalam ruh agama، jika semua kegiatan pembelajaran mampu dikemas dalam nafas agama, Saya setuju mapel agama dihilangkan.
.
Jelaskan sifat air misalnya, dengan membedah fenomena alam tentang air dalam Al Quran, dalam peristiwa Nabi Nuh, Nabi Musa, tentang hujan dalam Al Quran, macam-macam air yang bisa atau tidak bisa dipakai bersuci, tentang fenomena air laut dan air payau yang dijelaskan dalam surat Arrohman, dan seterusnya. Maka anak akan mempelajari Air dlm dimensi Quran. Bisa ? Kalau belum, JANGAN HILANGKAN MAPEL AGAMA.
.
Jelaskan tentang struktur sosial masyarakat misalnya, mulai dari pohon keluarga sederhana dengan mengenalkan keluarga Nabi Muhammad, Nabi Ibrahim, Nabi Zakaria, Nabi Nuh, Nabi Yaqub dll, yang masing-masing mempunyai struktur keluarga, pola interaksi dan imbas di masyarakat yg berbeda. Menjelaskan struktur dan gerakan  kemasyarakatan dengan mencontohkan negara-negara Islam maupun negara "maju" lainnya, sehingga anak mampu belajar bagaimana menjadi bagian bahkan membangun masyarakat. Bisa? Jika belum, JANGAN HILANGKAN MAPEL AGAMA
.
Pelajaran bahasa sesungguhnya adalah bingkai untuk mengajarkan NILAI bukan sekedar struktur kalimat, menulis, mendengar, membaca dan bertutur. Tapi isi bingkai itu dengan NILAI AGAMA. Baik ketika mengajarkan kata, merangkai kalimat, membuat karangan, membuat puisi, pantun, menyimak, semuaaaaa bisa diisi dengan tema tentang AGAMA karena bahasa hanya bingkainya. Bisa ? Kalau belum, JANGAN HILANGKAN MAPEL AGAMA.
.
"Matahari terbit sebelah.....?"
"Allaah menerbitkan matahari setiap pagi, di sebelah ....?
Apa beda 2 soal itu?
.
"Allah berfirman bahwa setiap kebaikan sedekah dilipatgandakan sampai 70x lipat. Jika kita berbuat 2x kebaikan berapa kebaikan yg Allah catat untuk kita?"

Ayah membeli 2 keranjang jeruk masing2 berisi 70, berapa jumlah jeruk yg ayah beli?
.
Apa beda dua soal itu?
.
Bisakah evaluasi dalam bentuk soal ulangan dll dikemas spt itu? Bisa? Jika belum, JANGAN HILANGKAN MAPEL AGAMA.
.
Bahaya besar jika pendidikan tidak menjadikan agama sebagai BASIS sekaligus PAGAR. Jika  menghapus mapel agama tanpa dibuat alternatif yang jauuuuuh lebih baik dlm menanamkan agama, maka tunggu kehancuran bangsa ini. Naudzubillaah
.
Jangan heran kalau di SDIT QA Baitussalaam Bogor gak ada mapel agama. Ide besarnya semoga bisa mengajarkan semua isi pelajaran agama dlm semua sisi kehidupan, krn isi pelajaran agama bukan sekedar mengajarkan tatacara bersuci, tatacara wudlu, mengenalkan shiroh nabi atau mengenalkan huruf hijaiyah (kurang lebih itu isi pelajaran agama di tingkat SD) yg harus lebih dibangun adalah ADAB manusia kpd Allah, kepada Rasul kepada Al Quran, sehingga mereka mampu BERADAB  dalam kehidupan. Adab sebelum ilmu.
.
#agama
#sekuler
#generasiemas
#sekolah
#soal
#mapel
#ujian
#siswa
#pkn
#ipa
#bahasa 
#adab
.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar











.





.

.














Tampil di blog ini